Jurnalisme Naratif Dalam Naskah Dokumenter Televisi Cerita Negeri Edisi Forza PSS
  1. Indah Pratiwi
  2. TEKNIK PENULISAN NASKAH
  3. STMM MMTC, Yogyakarta, 2016
  4. 808.02
  5. xiii+98 hlm.; 21x30 cm.; illust.
  6. Karya Ilmiah
  7. Tersedia
Karya produksi dokumenter televisi Cerita Negeri edisi Forza PSS dilatarbelakangi hubungan yang terjalin antara Perserikatan Sepakbola Sleman (PSS) dan Brigara Curva Sud (BCS) dalam mewujudkan semangat mandiri menghidupi dalam menjaga eksistensi keberadaan PSS sehingga membentuk kekuatan besar menjadi Forza PSS. Naskah menjadi unsur terpenting dalam sebuah karya dokumenter selain visual. Penulis sebagi penulis naskah menerapkan jurnalisme naratif dalam naskah dokumenter televisi maka pengisahannya mampu menyampaikan data atau fakta, pengisahannya beralur kronologis, isi cerita dibuat dramatic, mampu masuk dalam set emosi penonton. Dalam penciptaan karya naskah dokumenter televisi Cerita Negeri edisi Forza PSS penulis melalui tahap standard operating procedure (SOP) yaitu pra produksi, produksiĀ  hingga pasca produksi. Pada tahap pra produksi penulis melakukan riset, mengumpulkan materi, menyeleksi materi, mengolah dan membuat naskah awal. Pada tahap produksi penulis mengikuti proses produksi pengembangan naskah dan menyusun transkrip wawancara. Pada pasca produksi penulis membuat naskah terakhir, mencari narrator mendampingi pengambilan suara narasi, memantau proses editing, mixing, dan preview. Karya produksi dokumenter televisi Cerita Negeri edisi Forza PSS berdurasi 20 menit ini sudah sesuai dengan urutan unsur jurnalisme naratif dimana terdapat data dan fakta hasil observasi, penyampaian pesan sesuai dengan alur kronologis, terdapat set emosi sehingga mampu membuat penonton larut dengan isi pesan, serta mengubah 5W+1H. //yn