Metode Pembelajaran Drama: Apresiasi, Ekspresi, dan Pengkajian
  1. 978-602-9324-02-0
  2. Suwardi Endraswara
  3. SENI PERTUNJUKAN-DRAMA
  4. CAPS (Center of Academic Publishing Service), Yogyakarta, 2014
  5. 791.43
  6. 324 hlm.; 15x23 cm.; Cet.2
  7. Umum
  8. Tersedia
Buku ini bertujuan untuk membuka wawasan siapa saja yang bergerak dalam bidang pendidikan, di sanggar-sanggar sastra, para dosen, guru dan pendamping untuk memberikan pemahaman drama secara lengkap dan dapat memahami seluk-beluk apresiasi drama. Apresiasi merupakan langkah mencelupkan subjek dididk ke dalam drama.Subjek didik benar-benar berolah drama, dan tidak lagi hanya berandai-andai atau sekedar tahu judul drama semata. Baik drama tradisional maupun modern sesungguhnya merupakan pilar sastra yang dapat dibelajarkan lewat apresiasi yang menarik. Selain apresiasi, Pembaca juga akan mencermati bagaimana berekspresi drama. Ekspresi drama merupakan tingkat lanjut dari aktivitas apresiasi. Bila subjek didik telah mampu mengekspresikan diri menjadi tokoh, sutradara, penata artistic, pengiring, dan lain-lain jelas telah paham pada seluk-beluk drama. Berekspresi merupakan upaya membekali diri untuk lebih arif terhadap kehidupan. Oleh karena, melalui ekspresi subjek didik belajar memahami orang lain lewat dialog, menolong, acting, dan seluruh komponen drama. Para pengajar yang tidak atau belum tahu tentang drama dapat tertuntun dari awal untuk mengajarkan drama. Drama sungguh dapat diajarkan, bakat itu hanya nomor sekian, tanpa pembelajaran yang matang, bakat burang berarti apa-apa. //yn