Buku

Perbandingan Sistem Pemerintahan

Kehausan untuk memahami ilmu pemerintahan semakin dirasakan saat ini, seiring dengan semakin tingginya kesadaran politik masyarakat, dan semakin strategisnya peran pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada warganya. Disisi lain kenyataan membuktikan bahwa, ketersediaan referensi yang terkait dengan ilmu pemerintahan di Indonesia masih terbatas. Oleh karena itu, kehadiran buku ini  yang menyajikan kajian ilmu-ilmu pemerintahan sangat dibutuhkan dan dinantikan guna mengisi kelangkaan tersebut. Hubungan antara pemerintah dan yang diperintah, antara negara dan warga negara, serta antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, terasa semakin rumit dan kompleks. Buku ini berusaha memberikan pemahaman yang komprehensif tentang berbagai permasalahan pemerintahan baik secara teoritik maupun praktik.//yn

Oleh Sunarso

Pengantar Sejarah Kota

Kota merupakan salah satu bentuk ruang yang menampung berbagai macam aktivitas manusia, mulai dari zaman dahulu hingga sekarang. Akibat interaksi manusia dengan ruang dan kebudayaan mereka yang dinamis, maka mau tidak mau kota pun mengalami dinamika, sehingga pernyataan “kota  adalah biografi manusia” tidak akan meleset jauh, karena memang mempelajari kota berarti mempelajari manusia, hidup-matinya, berikut dan usahanya dalam mengolah berbagai sistem maupun subsistem dalam kebudayaan mereka. Selain itu karena kota selalu dipenuhi dengan makna, konstruksi sekaligus dekonstruksi sosial, ekonomi, politik, yang dilkukan oleh manusia. Buku ini menawarkan suatu model dan metode untuk mempelajari serpihan sejarah manusia lewat ruang yaitu “kota”.//yn

Oleh Purnawan Basundoro

Pelurusan Sejarah Indonesia

Penulis buku ini beranggapan bahwa pelurusan sejarah Indonesia harus terus dipertahankan dan dilanjutkan mengingat resistensi dari sejarawan Orde Baru sampai sekarang tetap ada, antara lain terlihat pada edisi mutakhir Sejarah Nasional Indonesia (2008) yang memperlihatkan bahwa sejarah masih ditulis dengan versi lama dan pendekatan lama. Secara Struktural, pelurusan sejarah termasuk upaya untuk menyelesai masalah masa lau bangsa menyangkut pengungkapan hal-hal yang tabu pada masa sebelumnya seperti pengungkapan pelanggaran berat HAM. Bukan hanya kasus 65 dan dampaknya, tetapi berbagai peristiwa yang terjadi sebelum dan sesudah mesti diungkap. Kasus Aceh, Papua, Timor Timur Tanjung Priok, Lampung 1989, 27 Juli 1996, penculikan aktivis prodemokrasi, Trisakti, Semanggi, dan lain-lain perlu diteliti dan dituliskan dalam sejarah. Pelurusan sejarah adalah point of no return. Jika pemerintah konsisten tidak akan mencabut demokratisasi dan kebebasan pers (seperti yang dijanjikan Jusuf Kalla), maka pelurusan sejarah akan berjalan terus meskipun dihadang oleh unsur penguasa sendiri. Hambatan untuk mengungkap kebenaran pada masa lampau juga terlihat secara gamblang dalam pembatalan program Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) dengan ultra petita oleh Mahkamah Konstitusi. Buku ini membongkar manipulasi sejarah dan memberi tafsir baru atas sejarah yang selama ini dibengkokkan.//yn

Oleh Asvi Warman Adam

Ilmu Sosial Budaya Dasar

Dinamika perkembangan masyarakat dan kebudayaan berjalan sangat cepat. Perkembangan itu didorong oleh penemuan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, yang kemudian membawa sejumlah perubahan pada kehidupan masyarakat. Fenomena itu mempengaruhi hubungan-hubungan sosial yang ada di dalam masyarakat. Bagaimana perubahan sosial dan perubahan budaya yang terjadi pada masyarakat? Buku ini didesain secara khusus untuk menjawab serangkaian permasalahan menyangkut perubahan sosial dan perubahan kebudayaan sekaligus. Bahwa kedua bentuk perubahan itu memiliki hubungan erat dan saling berkaitan satu dengan yang lain. Dengan begitu, mahasiswa selaku aktor perubahan mampu menganalisis sekaligus menempatkan posisi dan perannya dalam derap langkah kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.//yn

Oleh Esti Ismawati

Dasar-dasar Ilmu Politik

Pembahasan dalam buku dengan judul Dasar-dasar Ilmu Politik ini terbagi menjadi tigabelas bagian, Bagian Pertama Pengertian, Makna, Hakikat dan Perkembangan Ilmu Politik; Bagian Kedua Ilmu Politik sebagai Bagian Ilmu Sosial dan Hubungannya dengan Ilmu Sosial Lainnya; Bagian Ketiga Kekuasaan Politik; Bagian Keempat Institusi-institusi Politik; Bagian Kelima Demokrasi; Bagian Keenam Partai Politik; Bagian Ketujuh Pemilihan Umum; Bagian Kedelapan Hak Asasi Manusia; Bagian Kesembilan Perilaku Politik, Partisipasi Politik dan Sosialisasi Politik; Bagian Kesepuluh Konfik Politik dan Penyelesaian Konflik; Bagian Kesebelas Politik Indonesia; Bagian Kedua Belas Hubungan Internasional; Bagian Ketiga Belas Perubahan dan Pembangunan Politik.//yn

Oleh Cholisin

Berita Terbaru