K-Popers kerap dipandang toxic dan berlebihan oleh kebanyakan masyarakat Indonesia. Namun akibat pandemi, jumlah K-Popers justru meningkat dan menimbulkan banyak perilaku. Memang banyak tindakan mereka yang positif, namun ternyata ada beberapa perilaku mereka yang justru mengarah ke pelecehan seksual. Dan kebanyakan dari K-Popers sendiri hingga masyarakat tidak mengetahui akan hal itu. Berdasar fakta yang ada, penulis mengaplikasikannya ke dalam sebuah karya produksi dokumenter televisi. Penulis sebagai penulis naskah fokus pada alur cerita campuran yang diterapkan dokumenter tersebut. Tujuan dari alur cerita campuran tersebut adalah, agar penyampaian cerita pada dokumenter “Sisi Lain? edisi “Candu Jagat K-Pop” dapat menarik penonton untuk melihat dokumenter ini hingga selesai. Untuk mewujudkan ide dengan karya yang baik tersebut penulis menggunakan beberapa metode yaitu dengan membagi proses penulisan dan dan produksi dalam tiga tahap, yaitu pra produksi yang meliputi observasi untuk mendapatkan data yang akurat, proses produksi dan pasca produksi. Karya Produksi ini menghasilkan sebuah program dengan penerapan alur campuran yang bertujuan menarik penonton untuk menyaksikan program ini hingga akhir. Serta diharapkan mampu memaparkan informasi sekaligus mengedukasi masyarakat terutama kalangan K-Popers untuk berhati-hati dalam bertindak agar tindak mengarah ke pelecehan seksual online.