Membongkar Budaya Komunikasi
Buku
ini menjadi sangat penting karena banyak orang, termasuk profesional, berpikir
bahwa komunikasi adalah keterampilan alamiah, yang tak perlu dipelajari. Padahal
terbiasa berbicara belum tentu ahli berbicara, sebagaimana orang yang banyak
menulis belum tentu juga terampil menulis atau tulisannya berkualitas. Isi buku
ini akan mengungkap kesalahan berkomunikasi karena kecenderungan egosentrik
manusia sebagai komunikator dan belajar dari kesalahan tersebut agar
lebih baik dan bijaksana. Buku ini mengajak kita sejenak keluar dari collective
effervescence-nya Emile Durkheim- untuk melongok dibalik gemerlap dan
warna-warni mempesona komunikasi kita sehari-hari dengan ringan. Karena
komunikasi bukan sekedar cara merangkai pesan dan merancang media, tetapi juga
cerita mengenai makna. //ir
Tidak tersedia versi lain