Daftar Koleksi

Esensi-esensi Bahasa R


Oleh Bambang Hariyanto

Perancangan Game Math Falling Box Sebagai Media Pembelajaran Matematika Dasar

Game Math Falling Box berisikan konten berhitung dengan sistem operasi bilangan dasar atau lebih dikenal dengan Aritmatika. Game Math Falling Box merupakan game yang ditujukan untuk anak usia 13 tahun ke atas dengan platform Android dan didesain dalam bentuk dua dimensi. Penentuan stage yang ada pada game juga merujuk pada sistem operasi bilangan dasar yang diangkat, yaitu penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian dan percampuran dari keempat sistem operasi. Game Math Falling Box ini game yang bergenre Casual Arcade. Gameplay pada game ini sendiri yaitu skor tertinggi. Karakter yang dibuat berupa karikatur pelajar yang menggunakan seragam sekolah yang umum di Indonesia. Background yang ada pada game Math Falling Box merupakan gambaran musim panas, musim dingin, musim gugur dan juga musim semi. Game Math Falling Box berkonsep tentang sederet box jatuh dari langit. Sederet box tersebut mempunyai 2 jenis, yang pertama ada box yang bisa dipecahkan dan yang kedua ada box yang tidak bisa dipecahkan. Box yang bisa dipecahkan yaitu box yang berisi jawaban yang benar, sedangkan box yang tidak bisa dipecahkan yaitu box yang berisi jawaban yang salah. Game ini memberikan sarana media alternatif yang lebih mudah diakses dan lebih menarik untuk dioperasikan. Sehingga diharapkan bisa meningkatkan ketertarikan anak-anak dalam ilmu matematika. //ir

Oleh Fahd Sjarifain Yanuar

Implementasi Teknologi Gyroscope pada Penciptaan Game "Clearer"

Game Clearer adalah 3D game casual education yang berlokasi di sungai yang banyak terdapat sampah-sampah yang tergenang. Game ini diperuntukkan untuk anak berusia 11 tahun keatas. Tujuan dari game ini adalah untuk mengenalkan jenis-jenis sampah organik dan anorganik melalui mini game yang terdapat di dalamnya. Game ini mengambil referensi Petugas Prasarana dan Sarana Umum sebagai karakter utama. Konsep Game ini adalah mengumpulkan sampah-sampah yang tergenang di sungai dengan fitur poin. Game ini menggunakan teknologi gyroscope sebagai controller untuk pemain menggerakkan perahu karet di dalam game. Pada saat pemain berhasil mencapai finish, pemain diharuskan mengelompokkan sampah-sampah yang berhasil mereka dapatkan sebelumnya kedalam tempat sampah organik atau anorganik. Game ini menggunakan Blender sebagai pembuatan aset 3D dan texture-nyaserta menggunakan Corel Draw untuk membuat User Interface. Sedangkan Unity digunakan oleh programmeruntuk melakukan pemrograman. Game Clearer memiliki 3 stage yaitu easy, normal, dan hard. Dalam 3 stage tersebut memiliki jenis sampah yang berbeda dan kecepatan kapal yang berbeda serta jarak untuk mencapai finish yang semakin jauh sesuai dengan stage yang dipilih. Game ini diproduksi untuk platform android yang memiliki fitur gyroscope. //ir

Oleh Madya Muhammad Damar Panuluh

Berita Terbaru