Daftar Koleksi

'Creative Interpretation of Actuality' dalam Program Dokumenter Televisi Berjudul "Perspektif" Edisi Musium Gunung Api Merapi

Penulis dalam penciptaan karya produksi dokumenter televisi ini mencoba merepresentasikan makna-makna yang terkandung dalam setiap bentuk bangunan Musium Gunungapi Merapi ke dalam medium audiovisual berformatkan dokumenter televisi dengan pemahaman 'creative interpretation of actuality' pada proses penciptaannya. Pemahaman 'creative interpretation of actuality' menjelaskan bahawa program dokumenter tidak hanya sekedar rangkaian rekaman fotografi mekanis, melainkan kesatuan unsur audio dan visual yang menarasikan satu gagasan satu  gagasan dalam bentuk karya audiovisual. Penerapan tersebut didasari atas konsep filosofi penyutradaraan what people want to see, what people need to see, dan what people want and need to see.Penerapan 'creative interpretation of actuality' diperlihatkan melalui pemilihan type shot, komposisi, informasi, sudut pengambilan gambar, transisi perpindahan gambar, serta pengolahan suara. //ir

Oleh Hazmi Iskandar

Komposisi Gambar dalam Penyutradaraan Dokumenter Televisi Melihat Indonesia Edisi Gligir Pasang"

Skripsi penciptaan karya produksi dokumenter televisi ini merupakan dokumenter sosial yang menceritakan aktivitas harian warga dusun Gligir Pasang. Gligir pasang adalah sebuah dusun yang berada di ketinggian seribu dua ratus di atas permukaan air laut. Dusun gligir pasang berada di Kelurahan Tegal Mulyo, Kecamatan Kemalang, Klaten. Untuk menuju ke dusun ini dengan berjalan kaki karena tidak bisa dilalui kendaraan bermotor. Terletak dua kilo meter dari puncak Merapi. Dusun ini melestarikan kebudayaan apeman, dan semangat tinggi anak-anak dusun untuk menuntut ilmu. Dalam penciptaan karya ini penulis berperan sebagai sutradara menggunakan elemen komposisi gambar agar gambar-ganbar yang didapatkan bagus. Kualitas visual yang bagus  maka akan menambah dokumenter ini lebih menarik, didukung dengan narasi yang tidak terlalu panjang, dan backsound. //ir

Oleh Anisa Kunitarakhma

Penyutradaraan Program Drama Televisi dalam Penciptaan Karakter Aktor Berjudul "Kremun"

Skripsi penciptaan karya produksi drama televisi ini menceritakan tentang kekesalan seorang pemuda desa karena masuknya usaha laundry yang menyebabkan pekerjaan ibunya sebagai buruh cuci keliling tergusur. Penulis dalam pembuatan karya ini berperan sebagai sutradara yang menitik beratkan pada penciptaan karakter aktor yaitu flat characterization (watak datar) dan round characterization (watak bulat). Format program program drama realis ini memiliki kekuatan pada plotnya. Kemudian karakter didalam plot ini memiliki kekuatan sebagai penggerak pembawa plot dengan menggunakan flat character dan round character. //ir

Oleh Wisnu Kusuma

Komunikasi Visual dalam Program Feature Televisi "Surga Dua Dunia"

Skripsi penciptaan karya produksi program feature televisi ini mengangkat tema tentang keindahan wisata pantai dan laut. Tujuan dari karya produksi ini untuk menciptakan feature melalui kombinasi visual dengan menerapkan shot, komposisi, camera angle, dan pergerakan kamera. Kombinasi visual yang diterapkan dalam proses produksi feature ini menggunakan beberapa type shot, komposisi, camera angle, dan pergerakan kamera. Type Shot yang diterapkan yaitu extreme long shot, very long shot, long shot, medium long shot, middle close up, dan extreme close up. Camera angle yaitu high angle dan low angle. Komposisi yang digunakan adalah rule of third serta pergerakan kamera yaitu tilt, tracking, dan panning. //ir

Oleh Sabrina Eka Yunio Hasandra

Dinamisasi Visual pada Program Feature "Warisan Budaya"

Skripsi penciptaan karya produksi program feature televisi ini mengangkat warisan budaya yang dimiliki oleh masyarakat Klaten Jawa Tengah yaitu tenun lurik ATBM (Alat Tenun Bukan Mesin) yang saat ini sedang mengalami beberapa kendala untuk kelestariannya. Dalam feature ini mempergunakan format show dan statement, sehingga penyampaian kepada khalayak dapat dengan mudah dicerna karena penyajiannya dikemas secara menarik dan kreatif. Penulis dalam  pembuatan karya ini berperan sebagai sutradara menekankan pada dinamisasi visual melalui penerapan komposisi dan kontinuiti untuk memperoleh gambar-gambar yang berkualitas sehingga dapat mendukung dalam penyampaian informasi ke khalayak. //ir

Oleh Yanti Ambarwati

Berita Terbaru