Buku ini membahas tentang karya audiovisual hybrid yang mengandung unsur informasi dan hiburan terutama dalam proses desain konten dan kemasan produksi yang berorientasi pada nilai edukasi, informasi, berita, estetika, seni, etik, dan hiburan. Buku ini terbagi dalam lima bagian. Bagian pertama, membahas tentang jurnalistik. Menjelaskan konsep-konsep jurnalistik secara umum, terutama yang b…
Buku ini menyajikan gambaran secara komperhensif mengenai tradisi semiotika dan penggunaannya dalam ranah riset. Dengan mengedepankan analisi terhadap film Hollywood, Bollywood, dan film produksi tanah air, buku ini juga menyampaikan tentang pentingnya memahami konsep simbol yang bertebaran dalam film-film tersebut. Selain itu konsep karakterisasi menjadi salah satu poin penting dalam buku…
Buku ini membahas semua tentang Adobe Premiere Pro. Adobe Premiere Pro adalah software Video & Audio Editing tingkat profesional untuk membuat video cerita, video pernikahan, video profile, animasi opening, karaoke, musik klip dll. Mulai trik kamera, capture, editing, titling, efek, compositing, produksi VCD & DVD juga dibeberkan bayak rahasia yang tidak ada dibuku lain. Siapapun dapat mengguna…
Buku ini disusun atas dasar pengalaman penulis selama mengabdikan diri sebagai karyawan TVRI dan staf pengajaran di perguruan tinggi dengan berbagai pertimbangan dan literatur yang ada sebelumnya. Memproduksi suatu program televisi selalu berkaitan dengan selera dari stakeholder, kreativitas broadcaster, dan target sasaran. Kondisi setiap organisasi stasiun televisi dan kebijakan penguasa negar…
Blender adalah software modelling, rendering dan animasi 3 dimensi yang kini menjadi primadona animator Indonesia dan seluruh dunia. Blender adalah Free Software All in 1:3D Modelling, Animasi, Video Edit/FX, Compositing bahkan Game. Ukurannya 50 MB, kecepatan, kemudahan dan kelengkapannya bisa mengalahkan seniornya 3D Studio Max dan Maya, juga untuk video editing, video effects, image retouchi…
Pada 1901, Guglielmo Marconi (1874-1937) menandai era baru teknologi media penyiaran berkat keberhasilannya mengirim telegraf dengan menggunakan gelombang elektromagnetik menyeberangi Samudra Atlantik. Penemuan teknologi baru ini segera membawa kemajuan signifikan pada siaran radio yang semula hanya dinikmati di kalangan atas (the have) secara terbatas, menjadi produk teknologi massal, seiring …