Text
Implementasi Struktur Tiga Babak dan Gaya Bahasa Eufemisme dalam Naskah Dokumenter Investigasi “Zona Merah: Love, Lust, Life”
Seks pranikah atau premarital sex, hubungan seksual sebelum pernikahan yang dahulu dianggap tabu, kini bergeser menjadi perbuatan yang semakin diwajarkan di kalangan remaja Indonesia, khususnya Yogyakarta. Fenomena ini memunculkan berbagai implikasi sosial dan budaya yang menarik untuk diteliti, sehingga dokumenter investigasi “Zona Merah: Love, Lust, Life” hadir untuk menginvestigasi maraknya perilaku seks pranikah di Yogyakarta. Produksi dokumenter dilakukan dengan menerapkan tiga tahapan produksi, yakni Pra Produksi, Produksi, Pasca Produksi dan dianalisis dalam skripsi berjudul “Implementasi Struktur Tiga Babak dan Gaya Bahasa Eufemisme dalam Dokumenter Investigasi “Zona Merah: Love, Lust, Life”. Skripsi ini bertujuan untuk meneliti penerapan struktur tiga babak sebagai pola struktur naratif dan penggunaan gaya bahasa eufemisme sebagai strategi komunikasi untuk menyampaikan tema sensitif kepada audiens. Metode yang digunakan berupa pendekatan kualitatif melalui observasi lapangan dan riset mendalam pada subjek seks pranikah di Yogyakarta, wawancara dengan metode indepth interview pada narasumber kunci yang terlibat dalam seks pranikah dan pakar, serta kajian pustaka dan dokumentasi visual. Adapun data berupa hasil riset dan penemuan dalam dokumenter investigasi dianalisis secara deskriptif kualitatif untuk mengevaluasi efektifitas Struktur Tiga Babak dan gaya bahasa eufemisme secara komprehensif. Hasil penelitian menyimpulkan efektivitas struktur tiga babak dalam membangun keterkaitan cerita yang runtut dan mudah dipahami ke dalam tiga bagian. Selain itu, penelitian ini juga menyoroti peran eufemisme yang dinilai sesuai dalam menyajikan informasi sensitif secara halus kepada audiens sehingga pesan dapat diterima dengan baik.
Tidak tersedia versi lain