Text
Visual Continuity in Television Documentary of News Cinematography “Segelas Warisan” Edisi “Ramuan Autentisitas Jamu Cekok”
Praktik tradisional jamu cekok sebagai respons masyarakat terhadap permasalahan kesehatan anak, khususnya penurunan nafsu makan. Kepercayaan ini terus diwariskan dari generasi ke generasi dan menjadi bagian penting dari kebudayaan. Visual continuity in television documentary news cinematography melakukan pendekatan metode penelitian kualitatif dengan riset data, observasi, wawancara dan dokumentasi lapangan. Hasil analisis penelitian ini menunjukan bahwa nilai continuity yang terkandung dalam news cinematography berhasil mengkesinambungkan realitas visual yang menarik, dan informatif. Untuk mencapai tujuan tersebut, penulis sebagai pengarah acara menggunakan tiga batasan fokus continuity yaitu content continuity, movement continuity dan sound continuity. pengarah acara berperan penting dalam menjaga kesinambungan alur produksi, mulai dari pra-produksi hingga pascaproduksi. pengarah acara menjadi penghubung gagasan jurnalistik dengan pendekatan estetika visual seperti mengarahkan wawancara, mengatur transisi cerita, mengelola ritme penyampaian informasi, dan menjembatani kerja tim produksi agar visual, narasi, dan suara tetap utuh sebagai satu kesatuan pesan. Melalui peran ini, pengarah acara turut menentukan bagaimana dokumenter tidak hanya tampil informatif, tetapi juga hidup secara emosional dan menggugah secara visual. Dengan pendekatan yang terencana dan terarah, dokumenter ini berhasil menyajikan visual yang menarik dan menerapkan fokus visual continuity yang memberikan makna dalam news cinematography
Tidak tersedia versi lain