Text
Metode Sinematografi dalam Menciptakan Daya Tarik Visual pada Dokumenter Televisi “Cipta Asa” Edisi “Asa Tak Bertepi Omah Lor”
Permasalahan deforestasi menjadi ancaman nyata terhadap keberlanjutan lingkungan hidup. Omah Lor Projects hadir sebagai inisiatif lokal yang menerapkan prinsip permakultur secara holistik untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan manusia dan kelestarian alam. Skripsi ini membahas peran sinematografi dalam mendukung penyampaian pesan keberlanjutan melalui program dokumenter televisi “Cipta Asa” edisi “Asa Tak Bertepi Omah Lor.” Metode yang digunakan yaitu metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui tahapan riset, observasi lapangan, wawancara, wawancara dengan narasumber utama dan ahli lingkungan, serta dokumentasi proses produksi. Joseph V. Mascelli dalam bukunya The Five C’s of Cinematography mengemukakan lima prinsip utama dalam sinematografi yang meliputi camera angles, continuity, cutting, close-ups, dan composition. Dalam karya ini, penulis sebagai pengarah acara menerapkan tiga prinsip utama yaitu camera angles, type of shot, dan composition. Hasilnya menunjukkan bahwa penerapan ketiga aspek sinematografi tersebut mampu menciptakan visual yang bercerita dan menarik, serta memperkuat pesan naratif mengenai prinsip keberlanjutan. Selain itu, proses produksi juga menjadi ruang pembelajaran bagi penulis dalam mengelola alur cerita dan kekuatan visual. Karya ini diharapkan mampu menjadi tayangan yang tidak hanya informatif dan inspiratif, tetapi juga menggugah kesadaran publik terhadap pentingnya hidup selaras dengan alam
Tidak tersedia versi lain