Text
Strategi Penulis Naskah dalam Menggunakan Gaya Penulisan Deskriptif pada Dokumenter Televisi “Cipta Asa” Edisi “Asa Tak Bertepi Omah Lor”
Isu deforestasi yang meningkat di Indonesia menuntut upaya edukasi publik mengenai keberlanjutan. Dokumenter televisi Cipta Asa edisi “Asa Tak Bertepi Omah Lor” mengangkat perjuangan Dwi Pertiwi dan Omah Lor Projects sebagai contoh praktik permakultur berbasis komunitas. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis strategi penulisan naskah dengan gaya deskriptif dalam membangun narasi yang informatif dan menyentuh. Metode yang digunakan adalah pendekatan dokumenter potret dengan teknik observasi lapangan, wawancara mendalam, dan studi pustaka. Penulis naskah menerapkan dua strategi utama: pemilihan diksi visual dan sensorik untuk menciptakan imaji yang kuat, serta integrasi data faktual guna memperkuat aspek informatif. Hasilnya menunjukkan bahwa gaya penulisan deskriptif efektif dalam menciptakan pengalaman menonton yang mendalam secara visual dan emosional. Strategi ini juga memperkuat empati penonton terhadap isu keberlanjutan. Kesimpulannya, penggunaan gaya deskriptif dalam dokumenter potret terbukti mampu menggabungkan kekuatan visual dan naratif secara harmonis. Hal ini menjadikan dokumenter tidak hanya sebagai media informasi, tetapi juga sebagai sarana edukasi dan penyadaran akan pentingnya hubungan manusia dan alam
Tidak tersedia versi lain