Text
Analisis Semiotika dalam Dokumenter Perjalanan “Bumi Nusantara” Edisi “Telusur Kisah Bumi Marapu”
Dokumenter perjalanan Bumi Nusantara edisi “Telusur Kisah Bumi Marapu” diciptakan sebagai bentuk respon terhadap fenomena tergerusnya tradisi budaya akibat modernisasi dan globalisasi yang kian masif. Selain itu keterbatasan dari arsip visual Pulau Sumba dan belum banyak menjangkau dimensi spiritual dan dimensi kosmologis masyarakat adat juga menjadi latar belakang dalam penciptaan karya ini. Pembuatan dokumenter ini turut dilandasi oleh kekaguman yang ditunjukkan penulis dan tim terhadap budaya dan keindahan alam Sumba dengan tujuan untuk menyampaikan informasi kepada khalayak luas tentang kehidupan masyarakat Sumba yang kaya akan nilai budaya dan kearifan lokal serta hidup harmonis dengan alam. Metode pendekatan yang penulis gunakan dalam penciptaan karya ini adalah pendekatan semiotika Roland Barther sebagai dasar untuk membangun makna visual dalam dokumenter dan mengurai makna kultural dari simbol, ritual, dan artefak budaya masyarakat Marapu. Hasil akhir dari dokumenter perjalanan Bumi Nusantara edisi “Telusur Kisah Bumi Marapu” menjadi sarana untuk menyampaikan nilai-nilai budaya lokal kepada khalayak luas dengan menggunakan visual yang menarik. Dokumenter ini diharapkan dapat menghidupkan kembali kesadaran publik akan pentingnya mempertahankan tradisi dan identitas lokal di tengah arus globalisasi. Kesimpulan yang dapat penulis ambil ialah penggunaan pendekatan semiotika Roland Barthers dalam karya dokumenter perjalanan Bumi Nusantara edisi “Telusur Kisah Bumi Marapu” memberikan ruang pemaknaan yang lebih dalam terhadap budaya visual dan memungkinkan penonton untuk tidak hanya melihat gambar, tetapi juga menangkap pesan simbolik yang membentuk identitas dan nilai spiritual masyarakat adat.
Tidak tersedia versi lain