Text
Penerapan Alur Cerita “Story Telling” dalam Naskah Program Dokumenter Pesan Semesta Edisi: Menjaga Ketahanan Pangan, Memelihara Kehidupan
Pada penciptaan karya produksi dokumenter televisi Pesan Semesta edisi “Menjaga Ketahanan Pangan, Memelihara Kehidupan” ini, penulis mengangkat topik mengenai ketahanan pangan di Indonesia dan berbagai permasalahan yang mempengaruhi produktivitas pertanian. Ketahanan pagan menjadi kunci dari keberlangsungan hidup manusia yang di dalamnya mencakup ketersediaan yang menjadi kebutuhan setiap makhluk hidup. Seiring berjalannya waktu, masalah krisis pangan mulai menghantui yang berakibat pada tidak stabilnya produktivitas pertanian. Ketidakmampuan dalam memenuhi kebutuhan pasar membuat Indonesia harus melakukan impor bahan pokok. Permasalahan seperti pemanasan global, perubahan iklim, hingga degradasi lahan selalu mengintai sehingga manusia harus mulai mengantisipasi. Adanya masyarakat yang menyadari tentang pentingnya ketahanan pangan, mulai memunculkan berbagai inovasi di bidang pertanian. Upaya kecil ini dapat memberikan sebuah motivasi dan harapan bahwa ketahanan pangan di masa mendatang dapat terjamin jika manusia sudah mulai menyadari perannya. Penulis sebagai penulis naskah ingin menerapkan alur cerita storytelling. Penggunaan metode ini mampu menciptakan alur cerita yang runtut karena menggunakan bahasa yang mudah dipahami sehingga memudahkan audiens untuk memahami alur cerita. Penulis menyajikan dokumenter ini dengan format Dokumenter Potret yang berfokus pada ketahanan pangan. Naskah yang ditulis diproduksi menjadi dokumenter yang berdurasi 20 menit 9 detik. Tujuan yang hendak dicapai dengan penerapan alur storytelling adalah memberikan pemahaman kepada audiens mengenai pentingnya ketahanan pangan sehingga masyarakat mampu melakukan upaya-upaya yang dapat menunjang ketahanan pangan sebagai bentuk antisipasi akan hal-hal yang belum terjadi.
Tidak tersedia versi lain