Text
Penerapan Continuity Editing Pada Program Dokumenter Televisi "Menjadi Diri"
Dokumenter televisi “Menjadi Diri” mengangkat kisah perjalanan hidup para transpuan di Pondok Pesantren Waria Al-Fatah Yogyakarta dalam memperjuangkan hak, pengakuan, dan kebebasan untuk menjadi diri sendiri. Dalam proses produksinya, penerapan continuity editing menjadi aspek penting karena kesinambungan antar gambar mampu memberikan informasi yang jelas sekaligus menghasilkan karya audiovisual yang informatif dan menarik. Karya ini bertujuan mengaplikasikan continuity editing melalui penerapan teknik cutting by narration, cutting by rhythm, dan color correction, di mana cutting by narration digunakan untuk menyelaraskan visual dengan narasi dan wawancara, cutting by rhythm untuk menyesuaikan perpindahan gambar dengan tempo musik, serta color correction untuk menjaga konsistensi warna antar shot. Secara keseluruhan, program dokumenter televisi “Menjadi Diri” telah berhasil menerapkan continuity editing melalui berbagai teknik tersebut sehingga mampu menghasilkan tampilan visual yang menarik, padu, dan informatif bagi penonton.
Tidak tersedia versi lain