Text
Penerapan Teknik Color Grading Pada Drama Televisi “Taksi Saksi”
Televisi sebagai media audiovisual menuntut kualitas visual yang mampu menyampaikan emosi dan memperkuat narasi, khususnya dalam produksi drama televisi di mana warna memiliki peran penting dalam membangun suasana, menegaskan karakter, serta mengarahkan persepsi penonton. Permasalahan umum seperti gambar yang datar, kontras rendah, dan mood visual yang tidak sesuai sering muncul pada hasil rekaman mentah, sehingga diperlukan penerapan teknik color grading yang tepat dalam proses pascaproduksi. Penciptaan karya ini berfokus pada tiga aspek utama, yaitu color correction, primary color grading, dan secondary color grading, dengan proses yang dilakukan menggunakan perangkat lunak DaVinci Resolve 19. Tahapan dimulai dari transformasi color space log ke Rec.709 menggunakan Color Space Transform (CST), kemudian dilanjutkan dengan color correction untuk menormalkan exposure, white balance, kontras, dan saturasi menggunakan parameter Color Wheels seperti lift, gamma, gain, dan offset. Pada tahap primary grading, digunakan The Six Hue & Saturation Curves untuk membentuk palet warna sesuai dengan mood adegan, sementara secondary grading dilakukan menggunakan Qualifier untuk mengisolasi warna tertentu serta masking area visual guna mengarahkan fokus penonton. Analisis teknis dilakukan pada lima adegan kunci untuk mengukur efektivitas penerapan teknik tersebut. Hasilnya menunjukkan bahwa kombinasi CST, color wheels, curves, dan qualifier mampu mengatasi permasalahan teknis seperti jumping color dan ketidakseimbangan exposure, sekaligus menghasilkan tone visual yang konsisten dan mendukung storytelling. Dengan demikian, penerapan teknik color grading yang terstruktur terbukti mampu meningkatkan kualitas visual serta memperkuat narasi dalam produksi drama televisi.
Tidak tersedia versi lain