Text
Penerapan Teknik Leitmotif Scoring Sebagai Penanda Perubahan Suasana Pada Prpgram Drama Televisi “Pulang Yang Tertunda”
Music scoring memiliki peran penting dalam memperkuat narasi dan emosi pada program drama televisi, namun masih sering ditemukan permasalahan seperti kurangnya perencanaan dalam tahap spotting music, penggunaan musik non-original, serta ketiadaan motif musik yang mampu merepresentasikan suasana, karakter, dan emosi secara konsisten. Hal ini menyebabkan fungsi musik sebagai elemen naratif menjadi kurang selaras dengan perubahan suasana, visual, dan tema cerita. Oleh karena itu, dalam karya drama televisi “Pulang yang Tertunda”, penata musik menciptakan music scoring original melalui tahapan yang terstruktur, mulai dari spotting music, pemilihan tempo, chord progression, dan instrumen, hingga proses rendering audio untuk menghasilkan kualitas suara yang optimal. Selain itu, diterapkan balancing antara dialog, backsound, dan ambience agar tercipta keselarasan antara audio dan visual. Teknik leitmotif digunakan sebagai penanda perubahan suasana dengan membangun tiga motif utama yang merepresentasikan emosi sedih, amarah, dan senang, sehingga setiap perubahan suasana dalam cerita dapat ditandai secara musikal dan memperkuat keterlibatan emosional penonton. Hasil akhir menunjukkan bahwa penerapan teknik leitmotif dalam music scoring tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap, tetapi juga sebagai elemen naratif yang efektif dalam mendukung dinamika emosi dan alur cerita pada drama televisi.
Tidak tersedia versi lain