Text
Penerapan Color Grading Pada Dokumenter “Dialektika Titik Temu Ebeg Di Persimpangan Dunia”
Aspek visual memiliki peran penting dalam memperkuat makna dan emosi narasi dokumenter, khususnya melalui proses pascaproduksi seperti color grading. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana teknik color grading tidak hanya berfungsi sebagai proses teknis koreksi warna, tetapi juga sebagai strategi komunikasi visual yang mendukung storytelling dalam dokumenter budaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran serta hasil penerapan color grading pada dokumenter “Dialektika: Titik Temu Ebeg di Persimpangan Dunia” dengan menggunakan metode analisis kualitatif deskriptif terhadap tahapan color correction, primary color grading, dan secondary color grading dalam proses pascaproduksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa color correction mampu menghasilkan dasar visual yang konsisten dengan detail yang tetap terjaga, primary color grading berhasil membangun suasana mistis yang memperkuat narasi, dan secondary color grading menyempurnakan tampilan visual melalui warna kulit yang lebih natural serta kualitas gambar yang lebih bersih. Secara keseluruhan, teknik color grading terbukti berperan sebagai perpaduan antara aspek teknis dan artistik yang mampu memperdalam pengalaman menonton sekaligus menguatkan komunikasi budaya dalam dokumenter.
Tidak tersedia versi lain