Text
Kesinambungan Gambar Pada Editing Program Dokumenter Televisi “Sibaen Nadenggan”
Pembuatan karya audio visual kini menjadi kebutuhan penting dalam membangun citra pribadi maupun profesional, terutama di tengah perkembangan cara manusia berinteraksi dan berbagi informasi yang semakin beragam. Karya audio visual dinilai efektif dalam menyampaikan pesan secara jelas dan mudah dipahami. Salah satu bentuknya adalah program dokumenter, yaitu program non-drama yang merekam fakta atau realitas. Program dokumenter “Sibaen Nadenggan” yang berarti perbuatan yang baik, mengangkat kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan pertambangan emas PT Agincourt Resources di Indonesia. Penerapan kesinambungan gambar dalam proses editing pada karya ini bertujuan untuk menghasilkan program televisi yang informatif serta merepresentasikan realitas pelaksanaan program CSR secara utuh kepada masyarakat. Teknik yang digunakan meliputi cutting by narration, cutting by rhythm, dan cutting by moment. Cutting by narration menghasilkan kesinambungan antara suara dan gambar dengan menyesuaikan visual terhadap narasi melalui penggunaan insert yang relevan. Cutting by rhythm menciptakan perpindahan gambar yang harmonis dengan mengikuti ketukan, tempo, dan alunan musik latar. Sementara itu, cutting by moment membangun ilusi waktu dan ruang yang berkesinambungan dengan menghadirkan visual yang sesuai dengan kejadian nyata yang dialami narasumber. Penerapan ketiga teknik tersebut menghasilkan kesinambungan gambar yang baik, sehingga program dokumenter “Sibaen Nadenggan” mampu merepresentasikan realitas pelaksanaan CSR secara utuh dan membantu penonton memahami dampak program tersebut di masyarakat.
Tidak tersedia versi lain