Text
Penggunaan Narasi Ekspositoris Pada Naskah Program Feature Televisi "Break The Story” Episode "Keraton Ratu Boko".
Tugas Akhir Penciptaan Karya Produksi ini diberi judul “Penggunaan Narasi Ekspositoris dalam Naskah Program Feature Televisi ‘Break The Story’ Episode ‘Keraton Ratu Boko’” yang berfokus pada penerapan narasi ekspositoris. Latar belakang pembuatan karya ini dilandasi oleh pentingnya menyampaikan informasi sejarah dengan cara yang faktual, menarik, dan mudah dimengerti. Keraton Ratu Boko dipilih sebagai topik karena memiliki nilai sejarah dan budaya mengandung berbagai mitos lokal, seperti legenda Roro Jonggrang, yang sangat menarik untuk dieksplorasi. Tujuan utama dari karya ini adalah untuk merancang struktur naskah feature yang dapat menghadirkan informasi sejarah dengan sistematis, logis, dan objektif. Metode yang digunakan dalam penulisan naskah program siaran televisi meliputi observasi di lapangan, wawancara dengan narasumber yang berkompeten (sejarawan dan arkeolog), serta penelitian pustaka yang mendalam mengenai aspek sejarah, arsitektur, dan budaya lokal. Proses produksi terdiri dari penyusunan sinopsis, treatment, naskah lengkap (fullscript), dan transkrip narasi, yang pada akhirnya diwujudkan dalam format program televisi berdurasi 16 menit. Penggunaan narasi ekspositoris dilakukan dengan mengatur alur informasi dengan menggabungkan fakta-fakta sejarah, wawancara, serta elemen visual yang estetik untuk memperkuat penyampaian pesan. Karya ini diharapkan dapat dijadikan rujukan dalam penulisan naskah feature sejarah yang informatif dan menghibur. Karya produksi program ini untuk memperluas pengetahuan masyarakat mengenai situs Keraton Ratu Boko serta mendorong upaya pelestarian budaya dan cinta nilai-nilai sejarah
Tidak tersedia versi lain