Text
Strategi Komunikasi PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Di Stasiun Besar Yogyakarta
Tingginya intensitas mobilitas masyarakat mendorong PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan di Stasiun Besar Yogyakarta sebagai simpul transportasi penting. Permintaan akan layanan yang cepat, nyaman, dan responsif menempatkan komunikasi strategis sebagai kunci pencapaian kepuasan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan strategi komunikasi PT KAI Daop VI Yogyakarta dalam meningkatkan pelayanan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teori yang digunakan adalah strategi komunikasi menurut Janah (2023) yang meliputi lima tahap, yaitu penentuan tujuan dan sasaran, analisis situasi dan lingkungan, penentuan pesan dan alat komunikasi, pengembangan rencana taktis, serta penetapan metrik dan evaluasi. Kualitas pelayanan dianalisis menggunakan model RATER dari Parasuraman yang mencakup tangibles, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tujuan dan sasaran diarahkan pada peningkatan kepuasan pelanggan, analisis situasi mampu mengidentifikasi peluang, tantangan, serta keterbatasan fasilitas, dan pesan disampaikan melalui berbagai saluran seperti media sosial, signage, serta interaksi langsung. Rencana taktis yang diterapkan meliputi pelatihan frontliner, inovasi fasilitas seperti face recognition dan shower locker, serta penyelenggaraan event pelayanan, sementara evaluasi dilakukan melalui survei kepuasan, pemantauan media sosial, dan penyesuaian kebijakan. Strategi tersebut terbukti mampu meningkatkan persepsi positif dan kepuasan pelanggan serta membentuk citra pelayanan yang profesional, responsif, dan terpercaya. Evaluasi berkala dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab dan adaptasi terhadap kebutuhan pelanggan. Kesimpulan penelitian menegaskan efektivitas strategi komunikasi dalam mendukung visi PT KAI sebagai penyedia transportasi publik yang unggul, dengan saran berupa peningkatan kecepatan respons layanan, perluasan fasilitas, serta integrasi dengan transportasi pendukung.
Tidak tersedia versi lain