Text
Semiosis Intertekstual Dalam Film Disney ‘The Boy and The Octupus’
Penelitian ini menganalisis film pendek Disney ‘The Boy and The Octopus’ (2024) sebagai artefak komunikasi korporat strategis. Menggunakan metode studi kasus kualitatif dengan kerangka teoretis semiotika Charles Sanders Peirce dan intertekstualitas Leyla Perrone-Moisés, penelitian ini mengkaji mekanisme dan fungsi semiosis intertekstual. Hasil penelitian mengungkap sistem semiotik multimodal yang terkalibrasi secara presisi, yang beroperasi dalam lingkaran referensial tertutup dan narsistik dengan hanya mengutip properti intelektual Disney sendiri. Proses ini melibatkan "pencucian intertekstual", di mana narasi sumber (misal: Toy Story, Ratatouille) disanitasi dari kompleksitasnya untuk menyajikan nilai-nilai yang ideal. Struktur naratifnya bersifat sirkular dan hegemonik: masalah yang diilhami oleh teks Disney (The Little Mermaid) diselesaikan oleh teks Disney lainnya (The Santa Clause). Interpretan final yang dihasilkan adalah penguatan ideologi merek Disney, yang memposisikan korporasi bukan sebagai penjual produk, melainkan sebagai kerangka budaya esensial untuk memahami nilai-nilai universal manusia. Film ini pada akhirnya berfungsi sebagai palimpsest canggih yang memperkokoh hegemoni budaya Disney.
Tidak tersedia versi lain