Text
Manajemen Event Jogja Fashion Periode 2021 ASMAD PRO GROUP Dalam Upaya Meningkatkan Brand Awareness
Jogja Fashion Parade (JFP) merupakan acara tahunan yang diadakan Asmat Pro. Pertama kali digelar tahun 2014 yang pada masa itu masih belum banyak acara fesyen yang digelar di Yogyakarta. JFP juga menjadi tempat promosi bagi para desainer yang bekerjasama dengan Asmat Pro untuk menunjukkan karyanya. Secara keseluruhan, Jogja Fashion Parade merupakan rangkaian acara parade fashion show dan graduation bagi siswa-siswa Asmat Pro. Usaha Asmat Pro dalam menciptakan awareness sebagai agensi modeling dan LKP terus dilakukan melalui event ini. Berdasarkan latar belakang, muncul tujuan penelitian untuk meneliti bagaimana mendeskripsikan manajement event sebagai strategi untuk meningkatkan brand awareness. Peneliti menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa JFP tidak hanya berhasil menjadi wadah kreatif dan panggung promosi bagi siswa ASMAT Pro dan para desainer lokal, tetapi juga mampu meningkatkan brand awareness ASMAT Pro secara signifikan di masyarakat. Pada tahap research, sejalan dengan brand recognition, brand recall, dan top of mind. Dampak yang dirasakan adalah event JFP membuat banyak masyarakat akhirnya mengenal tentang ASMAT Pro Group sebagai lembaga pelatihan dan juga sebagai event organizer. Pada tahap design, berdampak pada aspek brand recognition. Pada aspek planning memiliki pengaruh pada brand recognition dan brand recall pada promosi acara. Aspek coordination memiliki dampak pada brand recognition dan brand recall. Pada aspek evaluation, tujuan utama JFP yakni mengenalkan Asmat Pro sebagai lembaga pelatihan dan sekolah modeling dinilai tercapai. Hal ini sejalan dengan aspek brand recognition, brand recall, dan top of mind.
Tidak tersedia versi lain