Text
Analisis Usability Website Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Sleman Menggunakan Metode Heuristic Evaluation
Website menjadi sarana penting bagi instansi pemerintah untuk menyampaikan informasi dan meningkatkan transparansi kepada masyarakat. Namun, aspek usability masih menjadi tantangan yang sering terabaikan. Berdasarkan pengamatan awal, terdapat berbagai kendala dalam penggunaan website Bappeda Sleman seperti tampilan antarmuka yang tidak intuitif, struktur informasi yang membingungkan, dan minimnya dukungan bagi pengguna. Masalah-masalah ini berpotensi menghambat akses informasi publik dan menurunkan efektivitas layanan daring pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat usability website Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sleman dengan menggunakan metode Heuristic Evaluation berdasarkan sepuluh prinsip Nielsen. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur kepada lima informan yang terdiri dari pengguna, admin, dan pengelola website. Hasil penelitian menunjukkan bahwa website Bappeda Sleman belum sepenuhnya memenuhi prinsip-prinsip usability yang ideal, dengan masalah seperti kurangnya umpan balik yang jelas terhadap tindakan pengguna, penggunaan istilah teknis yang membingungkan, serta minimnya dokumentasi atau panduan yang dapat membantu pengguna. Analisis menggunakan Severity rating ditemukan hasil yakni terdapat dua prinsip dengan tingkat keparahan tertinggi adalah "Help Users Recognize, Diagnose, and Recover from Errors" dan "Help and Documentation", yang masing-masing dikategorikan sebagai masalah mayor. Penelitian ini merekomendasikan perbaikan dalam aspek interaksi dan dukungan pengguna agar website dapat memberikan pengalaman yang lebih ramah, efisien, dan mudah digunakan oleh masyarakat luas.
Tidak tersedia versi lain