Text
Analisis Kualitas Layanan MBIZ Market Sebagai Platform E-Procurement Di Lingkup Bappeda Sleman
Pengadaan barang dan jasa di instansi pemerintah dituntut untuk lebih efisien dan transparan melalui sistem elektronik. Namun, dalam praktiknya, kualitas layanan platform e-procurement yang digunakan belum sepenuhnya optimal, terutama terkait kemudahan penggunaan, keandalan informasi, dan interaksi layanan. Bappeda Sleman menggunakan platform e-procurement Mbiz Market sebagai bagian dari implementasi Peraturan Bupati Sleman No. 15.1 Tahun 2020. Penelitian ini bertujuan menganalisis kualitas layanan e-procurement Mbiz Market berdasarkan tiga dimensi dalam metode WebQual 4.0, yaitu usability, information quality, dan service interaction quality. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada dimensi usability, tampilan dan navigasi platform dinilai cukup membantu proses pengadaan, namun penggunaan istilah asing dan ketiadaan notifikasi otomatis menjadi kendala. Pada dimensi information quality, informasi yang disajikan relatif akurat dan relevan, tetapi kurang lengkap dan tidak selalu konsisten antar halaman. Sementara itu, pada dimensi service interaction quality, layanan pelanggan dinilai kurang responsif dan tidak proaktif dalam menangani kendala teknis. Berdasarkan temuan penelitian, Mbiz Market telah memberikan kontribusi positif dalam proses digitalisasi pengadaan di Bappeda Sleman, khususnya dari sisi efisiensi waktu, kemudahan akses, dan pencatatan transaksi. Meskipun masih terdapat beberapa aspek yang perlu diperbaiki. Penulis merekomendasikan pelatihan teknis berkala bagi operator, pengembangan sistem akun per bidang, penyempurnaan informasi produk, serta peningkatan kualitas respons layanan pelanggan agar sistem dapat berjalan lebih efektif dan profesional.
Tidak tersedia versi lain