Text
Pengaruh Tingkat Literasi Digital Terhadap Perilaku Penyebaran Berita Hoax Di Kalangan Remaja Kota Bekasi
Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara masyarakat, khususnya remaja, dalam mengakses dan menyebarkan informasi. Kota Bekasi sebagai wilayah urban dengan tingkat penetrasi internet yang tinggi menjadi salah satu daerah yang rentan terhadap penyebaran berita hoax. Rendahnya tingkat literasi digital menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap maraknya penyebaran hoax melalui media digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat literasi digital terhadap perilaku penyebaran berita hoax di kalangan remaja Kota Bekasi. Teori dalam penelitian ini yaitu teori literasi digital yang mencakup dimensi digital skills, digital ethics, digital safety, digital culture dan teori perilaku terencana yang meliputi dimensi sikap, norma subjektif, dan persepsi kontrol perilaku. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi remaja berusia 15-24 tahun di Kota Bekasi. Sampel sebanyak 100 responden diperoleh melalui teknik probability sampling dengan metode cluster sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring. Analisis data dilakukan menggunakan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh negatif dan signifikan antara tingkat literasi digital terhadap perilaku penyebaran berita hoax sebesar 23,8%, sementara sisanya sebesar 76,2% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti. Semakin tinggi tingkat literasi digital remaja, maka semakin rendah kecenderungannya untuk menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
Tidak tersedia versi lain