Text
Penulisan Teks Naratif dan Bahasa Tutur dalam Naskah Produksi Feature Televisi “Cita Nusantara” Edisi “Eksplorasi Peternakan Free Range”
Peternakan telur ayam dengan konsep *free range* menjadi salah satu metode peternakan modern yang mulai banyak diadaptasi oleh peternak di Indonesia. Konsep ini diterapkan dengan membiarkan ayam berkeliaran secara bebas di area tertentu. Lahan tersebut, yang biasa disebut kandang bebas sangkar, terdiri atas dua area, yaitu *indoor* dan *outdoor*, sehingga ayam dapat mengekspresikan naluri alaminya, terutama di area *outdoor*. Naluri alami tersebut meliputi berjemur di bawah sinar matahari, bermain pasir, dan bertengger.
Penerapan konsep *free range* juga mendukung kesejahteraan hewan karena ayam dapat terhindar dari stres, rasa lapar dan haus, serta risiko penyakit. Selain itu, metode peternakan ini dinilai mampu menghasilkan telur yang lebih bergizi dan berkualitas.
Ide tersebut menjadi dasar bagi penulis dalam menciptakan karya audio visual dengan menerapkan bahasa tutur dan teks naratif untuk mengeksplorasi peternakan telur ayam *free range* di Yogyakarta. Penggunaan bahasa tutur dan teks naratif bertujuan menghasilkan alur cerita yang mudah dipahami sehingga pesan yang ingin disampaikan penulis dapat diterima dan dimaknai dengan baik oleh penonton.
Proses penciptaan karya program feature televisi edisi “Eksplorasi Peternakan *Free Range*” dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari pencarian ide, riset, persiapan pra-produksi, proses produksi berupa shooting dan rekaman, hingga tahap editing pada pasca-produksi. Dengan demikian, terciptalah karya jurnalistik berformat feature televisi berjudul “Cita Nusantara” edisi “Eksplorasi Peternakan *Free Range*” yang menggunakan teks naratif dan bahasa tutur serta mengangkat tema sosial, sehingga mampu menyajikan tayangan yang menarik, informatif, dan menghibur.
Tidak tersedia versi lain