Text
Penerapan Komposisi dalam Dokumenter Televisi “Mengiring Negeri” Edisi “Weaving Life”
Mukinem atau yang kerap disapa Bude Mukinem merupakan pengrajin anyaman pandan duri termuda di Dusun Soropadan, Bantul, Yogyakarta. Ia sudah menjadi penganyam sejak usia muda hingga masa kini. Kehidupan menganyam yang ia lalui dalam perjalanannya, sudah memberikan banyak makna mulai dari air mata hingga rasa bangga sudah ia lalui. Urgensi dalam mengangkat topik ini dalam sebuah karya dokumenter televisi “Mengiring Negeri” Edisi “Weaving Life yakni ingin menunjukkan makna-makna kehidupan dari cerita Mukinem sebagai penganyam termuda dikarenakan tidak adanya regenerasi setelahnya. Karya dokumenter ini memiliki jenis dokumenter potret dimana berfokus pada sisi human interest tokoh utama yang diceritakan. penulis sebagai pengarah acara ingin menunjukkan bagaimana visualisasi kehidupan penganyam pandan duri dalam kesehariannya dengan memberikan sisi inspiratif bagi Masyarakat luas. Pada hasil karya, penulis menerapkan teori komposisi yang terdiri dari framing (pembingkaian gambar), Illution of Depth (kedalaman dimensi gambar), Subject or Object (subyek atau obyek gambar). Ketiga aspek komposisi tersebut digunakan sebagai acuan dalam pengambilan gambar agar menghasilkan visualisasi yang kuat, mengandung penyajian informasi yang dapat dipahami penonton serta visual yang menghibur penonton. Kesimpulan dari karya dokumenter televisi “Mengiring Negeri” Edisi “Weaving Life” telah diproduksi sesuai dengan jadwal yang ditentukan. Penulis juga telah menerapkan komposisi dalam teknis pengambilan gambar tentu dengan menyesuaikan visual dengan narasi naskah yang ada agar apa yang sudah disampaikan narrator juga terdapat visualisasi dalam pengambilan gambar.
Tidak tersedia versi lain