Text
Pengaruh Electronic Word of Mouth dan Brand Image @avoskinbeauty Terhadap Brand Trust
Fenomena pertumbuhan industri kecantikan di Indonesia mendorong persaingan yang ketat di antara merek skincare global maupun lokal, salah satunya Avoskin. Hal ini berdampak pada kepercayaan konsumen di Instagram. Avoskin harus bersaing dalam membangun brand trust di tengah dominasi eksposur dan engagement brand global yang lebih tinggi di media sosial. Tantangan seperti munculnya ulasan negatif dan persepsi konsumen terhadap merek yang menimbulkan ketidakpuasan menjadi ancaman bagi Avoskin dalam mempertahankan kepercayaan merek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh electronic word of mouth dan brand image @avoskinbeauty terhadap brand trust. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode simple random sampling, melibatkan 400 responden pengguna aktif Instagram. Data dikumpulkan melalui Google Form dan dianalisis menggunakan program IBM SPSS Statistics 30. Hasil Uji – T menunjukkan electronic word of mouth Avoskin berpengaruh positif dan signifikan terhadap brand trust, dengan nilai thitung > ttabel (8,335 > 1,965) dan nilai signifikansi < 0 ,001 < 0,05. Brand image Avoskin juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap brand trust, dengan nilai thitung > ttabel (22,462 > 1,965) dan nilai signifikansi < 0 ,001 < 0,05. Hasil Uji – F menunjukkan bahwa electronic word of mouth dan brand image secara simultan berpengaruh signifikan terhadap brand trust, dengan nilai fhitung > ftabel (870,240 > 3,02) dan nilai signifikansi < 0 ,001 < 0,05. Kesimpulannya, electronic word of mouth dan brand image memiliki peran penting dalam meningkatkan brand trust. Implikasi dari penelitian ini adalah perusahaan skincare penting untuk memperkuat kehadiran digital, mengelola citra merek secara konsisten, dan aktif memfasilitasi serta merespons electronic word of mouth yang berkembang di media sosial.
Tidak tersedia versi lain