Text
Personal Branding Influencer Annisa Asyabila Melalui Instagram
Kehidupan saat ini tidak dapat dihindari dari kemajuan teknologi. Instagram menjadi salah satu platform yang digunakan oleh masyarakat masa kini sebagai sarana kegemaran dari individu untuk mempublikasikan kegiatan, barang, tempat ataupun dirinya sendiri ke dalam bentuk foto, video, dan gambar. Maraknya Instagram sebagai alat personal branding dibandingkan untuk berinteraksi dengan orang lain menjadikannya sebagai fenomena baru. Setiap orang berlomba-lomba untuk membangun personal branding sesuai dengan bidang keahlian dan ketertarikan yang dimiliki, tidak terkecuali pada individu yang disebut sebagai influencer. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui personal branding Influencer Annisa Asyabila melalui Instagram. Penelitian ini menggunakan 11 aspek teori dari Rampersad. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Annisa Asyabilla telah memenuhi sebelas konsep personal branding yaitu keotentikan konten OOTD dengan memiliki postur tubuh dengan drees dan baggy jeans, integritas melalui konten yang natural dan jujur, konsistensi terhadap konten fashion mix and match, spesialisasi pada fashion dan menggambar, wibawa yang tercipta dari percaya diri, keistimewaan terlihat dari pribadinya yang multitalent, ceria dan kesadaran sosial, relevan dengan pengikutnya yang menyukai mix and match outfit, visibilitas melalui endors dari personal brandingnya, kegigihan terlihat dari usahanya untuk menjadi influencer dan meraih keinginanya, kebaikan yang tercermin dari interaksinya kepada pengikut dan produktif, dan kinerja dari fokusnya untuk membagikan hal positif sebagai influencer.
Tidak tersedia versi lain