Text
Literasi TIK Santri Dalam Menunjang Kompetensi Abad 21 Di Pondok Pesantren Modern Al-Muqoddas Cirebon
Literasi TIK merupakan kemampuan fundamental dalam menunjang kompetensi abad ke-21 yang mencakup character, citizenship, critical thinking, creativity, collaboration, dan communication. Pondok pesantren dituntut untuk mengintegrasikan literasi TIK agar santri dapat beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai pendidikan Islam. Pondok Pesantren Al-Muqoddas Cirebon dipilih karena responsif terhadap perkembangan teknologi, ilmu pengetahuan, dan informasi di abad ke-21 melalui pelaksanaan program literasi TIK. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis kemampuan literasi TIK santri di Pondok Pesantren Modern Al-Muqoddas Cirebon dalam menunjang kompetensi abad ke-21. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Literasi TIK diukur berdasarkan model Education Testing Service (ETS), yaitu define, access, manage, integrate, evaluate, create, dan communicate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi TIK santri telah mencerminkan tujuh komponen literasi TIK menurut ETS dan berperan dalam menunjang kompetensi abad ke-21. Melalui pendekatan “dari santri untuk santri”, khususnya dalam membangun komunikasi yang efektif, penguatan literasi TIK didominasi oleh inisiatif pribadi dan diskusi antar santri. Namun, ditemukan tantangan meliputi keterbatasan fasilitas, perbedaan minat, dan belum adanya kurikulum TIK secara formal sehingga menghambat optimalisasi. Oleh karena itu, diperlukan penguatan program literasi TIK yang terstruktur dan pemerataan akses teknologi dari pondok pesantren agar santri siap menghadapi tantangan global.
Tidak tersedia versi lain