Text
Metode SCAMPER Dalam Pengembangan Ide Pada Dokumenter Televisi "Warisan Tanah Jawa" Episode "Lirak Lirik Lurik"
Perkembangan media televisi kini bersaing dengan platform digital lain mendorong perlunya inovasi dalam penyajian program dokumenter agar tetap diminati oleh masyarakat. Tugas akhir yang berjudul “Metode SCAMPER dalam Pengembangan Ide pada Dokumenter Televisi ‘Warisan Tanah Jawa’ Episode ‘Lirak Lirik Lurik’” bertujuan untuk mengembangkan ide cerita dengan mengangkat kembali nilai-nilai budaya kain lurik sebagai warisan budaya tak benda Indonesia, sekaligus mengemasnya secara menarik agar relevan bagi penonton masa kini. Penulis membangun ide cerita ini menggunakan Metode SCAMPER sebagai pendekatan kreatif dalam proses pengembangan ide dokumenter. Penulis menggunakan lima dari tujuh elemen metode tersebut, yaitu Substitute, Combine, Adapt, Modify, dan Reverse. Pendekatan ini diwujudkan dalam bentuk penggantian sudut pandang narasumber, penyesuaian visual dengan tren sinematografi terkini, modifikasi bentuk penyampaian narasi, penyederhanaan durasi, hingga penataan ulang topik agar lebih fokus dan mendalam. Penerapan metode SCAMPER menghasilkan sebuah dokumenter televisi yang baru dengan durasi 16 menit yang membahas tentang salah satu warisan budaya jawa berupa kain lurik. Program menjadi informatif, estetis, dan relevan dengan preferensi penonton digital saat ini. Dokumenter ini tidak hanya menyampaikan informasi budaya, tetapi juga menjadi media pelestarian dan promosi kain lurik kepada generasi muda. Melalui pendekatan ini, program dokumenter televisi Warisan Tanah Jawa dapat memberikan kontribusi dalam mengenalkan kembali budaya lokal kepada masyarakat luas dengan penyajian yang lebih kreatif, menarik, dan sesuai dengan perkembangan media saat ini.
Tidak tersedia versi lain