Text
Implementasi Shot Informasi Dalam Program Dokumenter Televisi “Warisan Tanah Jawa Episode Lirak Lirik Lurik”
Kain lurik sebagai warisan budaya Jawa mulai terpinggirkan di era modern. Dokumenter televisi dipilih sebagai media informasi untuk meningkatkan apresiasi generasi muda. Tugas akhir penciptaan karya produksi ini bertujuan untuk menciptakan informasi melalui gambar dalam produksi dokumenter televisi “Warisan Tanah Jawa episode Lirak Lirik Lurik”. Metode penciptaan karya produksi dilakukan melalui shot informasi dengan tiga tahap, yaitu Pra-Produksi, Produksi, dan Pasca-Produksi. Pada tahap Pra-Produksi, sutradara menentukan ide, melakukan riset, serta menyusun konsep produksi. Tahap Produksi dilakukan dengan merekam gambar sesuai perencanaan yang telah dibuat. Sementara itu, pada tahap Pasca-Produksi, dilakukan penyeleksian gambar, penyuntingan, serta penyusunan narasi untuk memperkuat penyampaian informasi dalam dokumenter. Pengumpulan data informasi dalam penciptaan karya produksi ini dilakukan melalui observasi, wawancara, serta studi pustaka terhadap referensi dan karya-karya yang relevan. Hasil penerapan shot informasi dalam produksi dokumenter televisi “Warisan Tanah Jawa episode Lirak Lirik Lurik” adalah sebagai berikut: (1) Terciptanya karya dokumenter yang informatif dan mudah dipahami oleh penonton melalui penerapan teori shot informasi dalam pengambilan gambar, serta (2) Terwujudnya visual yang dinamis, estetis, dan menarik, yang tidak hanya memperindah tampilan dokumenter tetapi juga meningkatkan daya tarik dan kualitas penyampaian pesan kepada audiens.
Tidak tersedia versi lain