Text
Penggunaan Lensa 24-70mm dalam Produksi Karya Dokumenter Televisi Simpul Pendidikan di Tepi Sungai Gajah Wong
Televisi merupakan salah satu media komunikasi audio visual yang menyalurkan atau memberikan hiburan dan informasi secara umum. Kurangnya fleksibilitas dalam merubah focal lenth membuat beberapa produksi film dokumenter terpangkas waktunya untuk melakukan pergantian lensa untuk merubah focal length ditengah produksi. Produksi dokumenter televisi ”Pendidikan Ditepi Sungai Gajahwong” yang sudah dilakukan menggunakan satu jenis lensa, yaitu lensa dengan focal length 24-70mm f2.8, dengan Teknik yang digunakan, yaitu menerapkan Teknik variasi shot. Lensa dengan karakter gambar yang tajam dan detail diseluruh perubahan focal lenth dan pada aperture terbesarnya f 2.8 tetap memberikan gambar yang detail. Penggunaan lensa 24–70mm f2.8 untuk mendukung efisiensi dan kualitas produksi. Lensa ini dipilih karena rentang focal length-nya yang fleksibel, mencakup sudut lebar wide, sedang mid-range, hingga telefoto tanpa perlu mengganti lensa selama produksi berlangsung. Serta keunggulan lensa 24–70mm f2.8 juga terletak pada aperture konstan di seluruh rentang focal length-nya, yang tidak hanya menjaga konsistensi pencahayaan, tetapi juga memberikan kemampuan untuk menghasilkan depth of field yang sempit, menciptakan bokeh yang lembut. Dari film dokumenter yang sudah dibuat penggunaan lensa 24–70mm sangat efisien dalam pengambilan gambar tanpa adanya pergantian lensa yang dapat memangkas waktu dan mengakibatkan hilangnya momen untuk diambil. Lensa yang digunakan dapat memberikan size shot yang bervariasi dalam pengambilan gambar, mendapatkan camera angle yang tepat dengan merubah focal length tanpa perlu merubah jarak kamera pada subjek, dan memberikan depth of field yang beragam dari pengaturan aperture f 2.8 yang digunakan.
Tidak tersedia versi lain