Text
Implementasi Narasi Ekspositoris Dalam Naskah Program Dokumenter Televisi “Di Balik Lensa” Episode “Kilau Dalam Bayang”
Tugas akhir penciptaan karya produksi ini membahas penerapan narasi ekspositoris dalam naskah dokumenter “Di Balik Lensa” episode “Kilau Dalam Bayang”, yang mengangkat isu kesenjangan pendidikan di daerah terpencil di Indonesia. Penciptaan karya produksi dokumenter ini menggunakan narasi ekspositoris dengan gaya bahasa tak resmi agar lebih mudah dipahami dan menciptakan kedekatan dengan penonton. Pembuatan dokumenter dilakukan melalui riset lapangan, wawancara, dan observasi. Hasilnya menunjukkan bahwa narasi ekspositoris dengan gaya bahasa tak resmi dapat menyampaikan isu sosial secara faktual, terstruktur, dan mudah dipahami. Selain itu, pendekatan ini juga membangun empati penonton terhadap permasalahan yang diangkat. Dokumenter ini tidak hanya menggambarkan kondisi pendidikan di Kampung Cilember, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pendidikan. Kesimpulannya, dokumenter ini berhasil mengimplementasikan narasi ekspositoris dengan gaya bahasa tak resmi sehingga menyampaikan informasi faktual secara objektif dan mudah dipahami. Adapun saran untuk penciptaan dokumenter di masa depan adalah melakukan riset mendalam terkait topik yang diangkat serta strategi menghadapi narasumber yang kurang terbuka di depan kamera.
Tidak tersedia versi lain