Text
Penguatan Karakter Antropomorfik Menggunakan Teknik Vokal Dalam Serial Drama Radio Satu Malam satu Cerita Episode “Domba yang Istimewa”
Fenomena tingginya paparan media digital yang tidak ramah anak telah menegaskan perlunya media edukatif alternatif yang aman dan imajinatif, sehingga drama radio dipandang relevan sebagai sarana pembelajaran bagi anak-anak. Kondisi tersebut menjadikan penguatan karakter sebagai komponen yang penting dalam penyampaian cerita, khususnya pada drama radio anak-anak. Penelitian penciptaan karya produksi drama radio Satu Malam Satu Cerita episode “Domba yang Istimewa” dilaksanakan dengan tujuan menerapkan pendekatan teknik vokal Ninok Hariyani dalam membentuk karakter antropomorfik agar dapat dikenali dan divisualisasikan secara imajinatif oleh pendengar. Metode penciptaan yang digunakan meliputi tahapan praproduksi, produksi, dan pascaproduksi dengan penekanan pada penerapan pitch, artikulasi, intonasi, power, jeda, dan ritme dalam pengarahan voice actor. Penerapan teknik vokal menunjukkan bahwa tersebut mampu menghasilkan diferensiasi identitas vokal pada setiap tokoh, yaitu Domi yang digambarkan lembut dan pemalu, Kebi yang ditampilkan malas dan tenang, Kakek Kura yang hadir sebagai figur bijaksana, Simo yang terbentuk sebagai karakter yang suka menghina, serta Bibu yang terwujud sebagai tokoh ekspresif. Kesimpulan dari penelitian penciptaan ini menunjukkan bahwa teknik vokal memiliki peran signifikan dalam penguatan karakter antropomorfik dan efektif membantu pendengar anak-anak dalam membangun imajinasi. Selain itu peran sutradara juga dapat membantu karakter menjadi lebih hidup dan pesan moral dapat tersampaikan secara efektif.
Tidak tersedia versi lain