Text
Penerapan Model Komunikasi Lasswell Oleh Produser Pada Proses Produksi Program Drama Televisi “Seven Sins” Eposide “The Salty Scam”
Program drama televisi merupakan salah satu bentuk tayangan audio-visual yang memiliki kekuatan naratif untuk menyampaikan pesan sosial dan moral kepada khalayak. Drama televisi Seven Sins episode “The Salty Scam” dilatarbelakangi oleh fenomena sosial tentang penipuan berkedok spiritualitas, khususnya pemasaran garam ruqyah yang viral di masyarakat. Tujuan penciptaan karya ini adalah menggambarkan penerapan strategi komunikasi produser dalam proses produksi drama televisi. Komunikasi yang terarah dan terstruktur diperlukan untuk mendukung kelancaran proses produksi. Metode yang digunakan adalah model komunikasi Harold D. Lasswell yang mencakup lima unsur, yaitu Who, Says What, In Which Channel, To Whom, dan With What Effect. Model ini diterapkan untuk menganalisis peran produser sebagai komunikator utama dalam mengatur alur informasi, mengoordinasikan tim lintas divisi, serta menjalin komunikasi dengan pihak eksternal, seperti talent, vendor alat, dan penanggung jawab lokasi. Penerapan model komunikasi Harold D. Lasswell dilakukan pada tahapan praproduksi, produksi, hingga pascaproduksi. Hasil penerapan menunjukkan bahwa strategi komunikasi tersebut menjadi elemen penting dalam mendukung keberhasilan produksi, tidak hanya sebagai mekanisme koordinasi, tetapi juga sebagai fondasi terciptanya sistem kerja yang efektif, efisien, dan terarah pada seluruh tahapan produksi.
Tidak tersedia versi lain