Text
Pendekatan Kronologis dalam Penulisan Naskah Produksi Dokumenter Televisi “Niskala Nusantara” Edisi “Sorai Inklusi dalam Seuntai Seni”
Dalam spektrum kemanusiaan, kita menemui manusia yang memiliki kebutuhan khusus baik secara fisik maupun mental yang disebut dengan disabilitas. Keterbatasan yang dihadapi oleh penyandang disabilitas, baik secara fisik maupun mental, sering kali menyulitkan mereka untuk mengakses pendidikan yang memadai, yang pada gilirannya dapat menyebabkan rendahnya tingkat pendidikan di antara para penyandang disabilitas. Demi mewujudkan adanya kesetaraan dalam pengetahuan masyarakat disabilitas, Sukri Budi Dharma mendirikan yayasan bernama Jogja Disability Arts (JDA). Dari ide tersebut, penulis menciptakan karya dokumenter profil untuk membahas kegiatan Jogja Disability Arts (JDA). Penciptaan dokumenter ini dilakukan dengan teknik pengumpulan data mulai dari riset, observasi, dan wawancara. Penulis memilih pendekatan kronologis sebagai pedoman penulisan naskah untuk menyampaikan pesan yang lebih mudah diterima penonton. Pendekatan kronologis bertujuan untuk membagikan kisah Sukri Budi Dharma dan Jogja Disability Arts (JDA) melalui catatan peristiwa mulai dari masa lalu, masa sekarang, dan masa depan. Hal tersebut sejalan dengan teori Clandinin & Connelly pada sebuah buku berjudul “Narrative Inquiry” tahun 2000. Sebagai penulis naskah, penulis menerapkan pendekatan kronologis melalui narasi yang membangun kedekatan kepada penonton dan memberikan pemahaman sehingga dapat terwujud karya yang inspiratif dan edukatif bagi masyarakat.
Tidak tersedia versi lain