Text
Penerapan Alur Maju dengan Pendekatapn Deskriptif pada Penulisan Naskah dalam Program Dokumenter “SIKAP” Edisi “Bicara Tanpa Suara”
Perkembangan media komunikasi sebagai suatu proses penyampaian pesan atau informasi dapat dilakukan melalui beragam bentuk, salah satunya adalah melalui film dokumenter. Karya documenter “SIKAP” edisi “Bicara Tanpa Suara” lahir sebagai sarana komunikasi kepada masyarakat, untuk menyampaikan pesan mengenai keberagaman, kesetaraan, serta mengubah perspektif masyarakat terhadap individu dengan keterbatasan, khususnya bisu tuli. Metode penelitian yang disajikan dalam film dokumenter ini adalah dengan pendekatan deskriptif berupa observasi dan wawancara sebagai data primer kemudian mengambil referensi dari sumber-sumber yang telah ada sebagai data sekunder. Hasil penelitian ini diketahui penulisan naskah dalam program dokumenter “SIKAP” Edisi “Bicara Tanpa Suara” dalam kalimat-kalimatnya mengandung unsur gaya penulisan yang terbagi kedalam tiga sequence. Hal ini berguna untuk tatanan naskah dapat terdengar khas, indah, ringan, maupun mudah dimengerti oleh pemirsa. Kemudian penulisan naskah juga didokumentatrikan melalui panca indera penulis (penglihatan dan pendengaran) hal ini membuat penonton merasa hadir dalam situasi dan kondisi Pondok Pesantren Bisu Tuli Darul Ashom. Dengan dapat membangun ruang dimensi dalam pemikiran penonton. Penulis mendapat tambahan ilmu dan juga pengalaman dari beberapa riset yang dilakukan pada proses penciptaan karya produksi ini. Maka dapat disimpulkan bahwa penulis naskah berhasil menyampaikan pesan kepada pemirsa dengan menerapkan alur maju dengan pendekatan deskriptif
Tidak tersedia versi lain