Text
Penerapan Tangga Dramatik Gaya Bahasa Alegori dan Metafora Dokumenter Televisi "Bingkai Inspirasi" Episode "Canting Kehidupan"
Kebutuhan tenaga kerja menjadi kebutuhan semua orang, dalam amanat UndangUndang Dasar pun menyebutkan tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak. Namun, kenyataannya penyandang disabilitas masih dipandang sebelah mata dan dianggap sebagai bentuk ketidakberuntungan. Atas dasar kekhawatiran dan keresahan ini, muncul sebuah komunitas Difabelzone yang merangkul dan menciptakan suasana produktif bagi penyandang disabilitas. Didirikan secara mandiri oleh Lidwina, Difabelzone menjadi wadah berkreasi bagi penyandang disabilitas di daerah Yogyakarta. Tim tertarik untuk mengangkat topik peluang kerja difabel dengan judul “Bingkai Inspirasi” Episode “Canting Kehidupan”, sehingga dalam proses produksi mengambil dan mendalami riset perihal peluang kerja bagi difabel di Yogyakarta. Proses produksi dilakukan dengan observasi, wawancara, dan riset melalui berbagai media. Narasumber yang kredibel juga dihadirkan dalam karya dokumenter Canting Kehidupan ini. Dengan menerapkan tangga dramatik, karya ini ingin menyajikan alur cerita yang menarik dan terstruktur agar mencapai tujuan program. Tujuan produksi karya adalah menginformasi, mengedukasi, sekaligus memotivasi audience agar bisa menciptakan lapangan kerja. Penulis sebagai scriptwriter menerapkan tangga dramatik dan mengimplementasikan majas atau gaya bahasa untuk naskah dan alur cerita yang diproduksi. Melalui proses produksi, tim menghasilkan karya berdurasi 20 menit yang menampilkan cerita, fakta, dan data tentang peluang kerja difabel saat ini. Tangga dramatik juga berperan dalam urutan cerita dari permulaan atau perkenalan kemudian masuk ke inti, lalu menekankan klimaks, kemudian ditutup dengan penegasan kembali. Naskah yang dihasilkan juga mendukung karena mengandung majas alegori dan metafora untuk memperhalus jalan cerita ketika sampai ke audience.
Tidak tersedia versi lain