Text
Penerapan Tipe Shot dan Angle Kamera Dalam Produksi Feature Televisi “Mata Harapan” Edisi “Menguntai Cerita Dalam Keterbatasan”
Penyandang disabilitas berhak mengembangkan diri tanpa melihat hambatan dari keterbatasan fisik atau mental yang mereka miliki dengan pendidikan inklusif yang mendukung bermacam kebutuhan serta melibatkan pelatihan keterampilan dalam menggali potensi. Salah satu lembaga masyarakat sosial yang memberikan peluang serta wadah hunian untuk anak-anak disabilitas ganda agar dapat berkarya mandiri yaitu Panti III Yayasan Sayap Ibu Cabang Yogyakarta. Karya produksi program feature televisi “Mata Harapan” Edisi “Menguntai Cerita Dalam Keterbatasan” merupakan karya yang bertujuan untuk memberikan informasi, inspirasi dan edukasi kepada masyarakat bahwa penyandang disabilitas dapat hidup mandiri dan berkarya. Penulis selaku pengarah acara menerapkan tipe shot dan angle kamera yang bervariasi guna menciptakan karya produksi yang dapat dinikmati dan bermanfaat luas. Metode yang digunakan untuk mencari data audio visual antara lain dengan melakukan riset, observasi, dan wawancara guna menyusun kerangka pembahasan yang terdiri dari tiga sub-tema, yaitu sub angle 1, 2, dan 3. Dalam proses produksi, penulis menerapkan teori 10 variasi tipe shot serta permainan 4 angle kamera pada jalan cerita agar semakin membawa imajinasi penonton. Tipe shot yang diterapkan antara lain adalah close up, medium close up, medium shot, knee shot, long shot, extreme close up, big close up, very long shot, extreme long shot, dan group shot. Sementara untuk angle kamera, penulis menerapkan low angle, eye level angle, high angle, dan point of view angle. Penyusunan treatment dan shooting list berdasarkan teori tersebut mampu menghasilkan tayangan yang disajikan dalam tiga segmen dengan durasi 21 menit 10 detik yang memberikan informasi secara rinci dan unik kepada audience. \\\\r\\\\n\\\\r\\\\nKata Kunci: Tipe Shot, Angle Kamera, Feature Televisi, Penyandang Disabilitas
Tidak tersedia versi lain