Text
Kreativitas Produser dalam Pengembangan Ide dan Konsep Program Feature Televisi “Jalan-Jalan Jajan” Edisi “Romantisme Kopi di Kota Pelajar”
Yogyakarta sebagai kota pelajar tak lepas dari kegiatan anak muda yang sering disebut dengan nongkrong, biasanya di kedai kopi. Menjamurnya kedai kopi di Kota Pelajar membuat persaingan sehat antara kedai kopi tradisional maupun kafe modern. Hal ini membuat Kopi Bumbung Yogyakarta dan Kopi Pasir Yogyakarta muncul dengan keunikannya masing-masing. Penciptaan produksi karya ini memiliki objek kopi bumbung dan kopi pasir. Proses pengumpulan data pada karya ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil produksi karya tugas akhir ini menunjukan bahwa kopi bumbung adalah kopi unik dari proses penyajiannya yang menggunakan bambu sebagai termos, sedangkan kopi pasir adalah kopi dengan keunikannya melalui proses pembuatan di atas pasir panas. Kesimpulan program yang diproduksi menjadi program feature televisi berdurasi 16 menit, dengan ide kuliner (budaya) dan perjalanan. Program feature televisi “Jalan-Jalan Jajan” edisi \\\\\\\"Romantisme Kopi di Kota Pelajar\\\\\\\" dipandu oleh seorang host memberikan tayangan yang menginformasi, mengedukasi, dan menghibur kepada penonton. \\\\r\\\\n\\\\r\\\\nKata kunci: Yogyakarta, Feature, Peran Produser, Kopi Bumbung, Kopi Pasir.
Tidak tersedia versi lain