Jurnalistik Dan Kebebasan Pers
  1. 978-979-692-711-1
  2. Hamdan Daulay
  3. JURNALISTIK- KEBEBASAN PERS
  4. Remaja Rosdakarya, Bandung, 2016
  5. 070.4
  6. xiv+170 hlm.; 15,5x24 cm.; Cetakan 1, April 2016
  7. Umum
  8. Tersedia
Dalam pengelolaan pers di tanah air, sesungguhnya ada aturan main yang menjadi acuan bagi setiap wartawan, yaitu kode etik jurnalistik. Pedoman yang dimuat dalam kode etik jurnalistik secara umum memberi arahan kepada wartawan agar senantiasa memperhatikan nilai-nilai etika dalam menjalankan profesi kewartawanan. Media massa mempunyai peran penting dalam menyebarkan berbagai informasi di tengah masyarakat. Berita yang dipublikasikan media massa, baik yang positif maupun negative akan cepat diketahui oleh masyarakat luas sehingga akan mempengaruhi cara pikir masyarakat. Berita yang disajikan media massa dengan sendirinya akan menimbulkan opini yang bervariasi di tengah masyarakat. Hal ini dikarenakan setiap berita yang muncul di media, menurut William Rivers, bisa dipersepsi secara berbeda oleh masyarakat. Untuk itu, agar opini masyarakat tidak salah persepsi pada sebuah pemberitaan, kata kuncinya adalah perlu kejujuran bagi setiap wartawan dalam menyajikan berita. Buku ini membahas media termasuk pemahaman kode etik jurnalistik ditinjau dari sisi agama Islam sehingga menjadikan buku memiliki nilai plus untuk melengkapi buku mengenai pers yang sudah ada sebelumnya. Adapun pembahasan dalam buku ini meliputi Pemahaman dasar-dasar jurnalistik, Kebebasan pers di Indonesia, Kode Etik Jurnalistik dalam persepsi Islam, Penulisan Artikel di Koran, Media Massa dan kontroversi pornografi dalam seni pertunjukan goyang dangdut, Memahami berbagai strategi menulis artikel di Media massa, Peluang dan tantangan menulis di Media massa, Menilai kode etik jurnalistik di tengah Kebebasan Pers dewasa ini, Peran media massa dalam membangun budaya kerukunan beragama.//yn