Buku

Penulisan Naskah Program Feature Televisi “Safari Indonesia Edisi Nusa Budaya Kudus”

Program Feature Televisi "Safari Indonesia" edisi Nusa Budaya Kudus" menceritakan tentang perjalanan wisata ke kota Kudus untuk menelusuri jejak sejarah dan budaya yang ada di sana. Sebuah feature akan menarik apabila di dukung dan di kemas dengan narasi yang baik, agar pesan dapat disampaikan dengan efisien. Naskah memiliki peranman yang begitu penting, mulai sebagai alat menyatukan tujuan, hingga sebagai sarana komunikasi antar kerabat kerja.Naskah menjadi panduan agar produksi dapat berjalan sesuai dengan rencana. Penulis sebagai penulis naskah, membuat narasi informatif dengan gaya bahasa. Narasi informatif di pilih supaya penyampaian informasi maupun paesan mudah diterima dan dapat memperluas pengetahuan pemirsa.  

Oleh Nikodemus Hari Triasmoko

Gaya Bahasa Dalam Produksi Feature Radio “Pusaka Nusantara” Edisi “Kawruh Jiwa”

Pada umumnya petuah maupun filosofi di tanah Jawa banyak diturunkan melalui kidung-kidung, macapat, maupun cerita turun temurun, namun jarang dalam bentuk tulisan lengkap. Salah satunya adalah Kawruh Jiwa yang dikembangkan melalui refleksi pengalaman hidup Ki Ageng Suryomentaram. Dalam menuliskan refleksi mengenai jiwa hidup manusia Ki Ageng Suryamentaram tidak memilih menggunakan media macapat, melainkan menuliskan kedalam bentuk teks ceramah atau surat menyurat. Hal tersebut menginspirasi penulis untuk menciptakan karya feature "Pusaka Nusantara" yang berarti peninggalan bersejarah dari Negeri Nusantara. Dalam topik Kawruh Jiwa yang diangkat, program feature Pusaka Nusantara menghadirkan sosok Ki Prasetyo Atmosutidjo sebagai narasumber utama, beliau adalah ketua komunitas pelajar kawruh jiwa.  Ki Prasetyo akan memberikan gambaran latar belakang penggambaran hidup Ki Ageng Suryomentaram yang terus merasa gelisah. Juga terdapat Ki Ryan Sugiarto yang memberikan wawasan dari sudut pandang penulis buku "Psikologi Raos". Program "Pusaka Nusantara" edisi Kawruh Jiwa termasuk katagori feature insani. Format feature insani dapat menyampaikan informasi dengan menyentuh perasaan audience. Dalam feature "Pusaka Nusantara" informasi disajikan dengan pemilihan gaya bahasa repetisi. Gaya bahasa repetisi mampu menyampaikan informasi penting dengan tidak melupakan unsur estetik dan menyentuh perasaan pendengar.//yn

Oleh Ivani Irhas Samudra

Penerapan Elements of The Shot Dalam Penyutradaraan Dokumenter Televisi “Journey of Symphony”

Dokumenter televisi ini membahas mengenai pertukaran budaya di bidang musik orchestra, guna menginformasikan dan meningkatkan kualitas bermusik anak di Yogyakarta. Pemerintah DIY melaksanakan Youth Music Camp dan bekerjasama dengan orchestra profesional tertua di Australia yang berdiri sejak tahun 1906 yaitu Melbourne Symphony Orchestra (MSO). Youth Music Camp adalah sebuah workshop yang bertujuan untuk mengenalkan musik orchestra kepada anak-anak. Penulis menggunakan Elements of The Shot guna memberikan hasil komposisi gambar dan informasi gambar yang dinamis untuk program dokumenter televisi. Informasi dan data diperoleh melalui wawancara dan observasi. Pada produksi dokumenter televisi "Journey of Symphony", sutradara telah menciptakan gambar-gambar yang indah, menarik dan bervariasi. Program dokumenter "Journey Of Symphony" di produksi melalui tiga tahap yaitu pra produksi, produksi dan pasca produksi, untuk menghasilkan karya yang menarik, informatif dan menghibur. Penerapan Elements of  The Shot yang tepat, menghasilkan suatu karya dokumenter televisi yang memiliki visual bervariasi, lebih menarik, dan meghibur sehingga dapat dinikmati dan lebih mudah dipahami oleh penonton.//yn

Oleh Mochammad Aziz

Penyutradaraan Feature Televisi “My Way” Edisi “Downhill”

Penciptaan karya produksi program "My Way" Edisi "Downhill" peulis menyajikan informasi kepada penonton tentang olahraga downhiil yaitu olahraga bersepeda dilakukan dengan memacu kecepatan dalam menuruni bukit-bukit. Penulis sebagai sutradara memilih format feature karena dapat memberikan informasi sekaligus hiburan kepada penonton dengan pembahasan topik yang ringan namun faktual. Jenis feature yang digunakan adalah feature kiat karena informasi yang disampaikan dibahas secara bertahap. Penulis sebagai sutradara menciptakan gambar dengan pendekatan melalui type shot dan camera angle. Tahapan produksi telah dilaksanakan, dari pra hingga pasca produksi. Pada saat pra produksi, sutradara melakukan observasi, membaca naskah, hunting lokasi, membuat director treatment, dilanjutkan dengan pelaksanaan produksi. Pada tahap akhir produksi yaitu melaksanakan editing. Program ini terdiri dari 5 sequence, pada setiap sequence terdapat beberapa pendekatan. Pendekatan tersebut antara lain camera angle, yaitu high angle, eye level, low angle eye bird view serta type shot yaitu long shot, medium shot, medium close up, dan very longshot. Penggunaan camera angle diperlukan untuk menghasilkan variasi gambar yang informatif serta menarik sesuai dengan naskah.//yn

Oleh Fhadel Muhammad

Penulisan Naskah Dokumenter Televisi “Legenda” Edisi "Nini Thowong”

Program dokumenter ini mengangkat tentang sebuah kesenian Nini Thowong. Nini Thowong merupakan kesenian yang menggunakan boneka sebagai medianya. Pada tahun 1930an kesenian Nini Thowong digunakan untuk hiburan dan media untuk mencari obat-obatan, namun seiring berjalannya waktu kesenian Nini Thowong hanya digunakan untuk hiburan saja. Dibuat dengan format Dokumenter Potret/human interest dengan media televisi, melalui penuturan tokoh utama yaitu pawang generasi ke-4 dari kesenian tersebut. Sebagai penulis naskah, penulis menerapkan struktur bertutur secara kronologis dengan ururtan yang akan terlihat setiap sequence nya. Penulis naskah juga menyusun sinopsis, treatment dan full script. Dalam menyusun karya skripsi ini penulis juga memerlukan riset yang akurat, dengan melalui pengumpulan data, wawancara dengan beberapa narasumber. Dokumenter ini dapat diselesaikan sesuai dengan kaidah penulisan naskah. Penciptaan naskah melalui struktur bertutur secara kronologis dengan gaya bahasa tak resmi, penulis berharap dapat menjadi alternatif penyampaian informasi kepada masyarakat dengan sasaran targetnya.//yn

Oleh Octarizna Putri Awanda

Berita Terbaru