Buku

Sains dan Teknologi di Perguruan Tinggi Islam

Ilmuan dan insinyur memiliki jalur yang mirip dalam pengembangan ilmu dan teknologi. Proses yang meliputi mencari ilmu, teori dan keterampilan dimulai dengan penentuan pertanyaan (ilmu) dan permasalahan (teknologi) yang diungkap dari sumber ayat Al-Quran (ayat qouliyah) dan ayat Kauniyah (objek dan Kejadian Teknologi). Pengintegrasian ilmu umum dan ilmu agama meliputi pola fragmatistik dan idealistik. Di saat muslim tertinggal oleh Barat dalam sains dan teknologi, pola pragmatis (mencocokan sains dengan ayat-ayat qouliyah) merupakan awal dari pola idealis yang menjadi tujuan. Dengan latihan dan pendalaman makna dan hakikat, isyarat dan inspirasi yang terkandung dalam ayat qouliyah dan kauniyah, suatu saat muslim akan mampu mencapai integrasi idealistik. Terulangnya masa/kejadian sering terjadi dalam Sejarah. Ditargetkan oleh civitas akademika perguruan tinggi Islam, kemajuan sains & teknologi seperti pada masa the Golden Ages of Moslem di abad pertengahan akan terulang. Mendatang the second Golden Ages of Moslem terjadi bukan di Barat (Bagdad-Andalusia/Spanyol) tetapi di Timur (di Indonesia) karena Indonesia adalah badal Andalusia. //ir

Oleh Subandi

Belajar Mudah Pemrograman GNU Octave

"GNU Octave atau disebut Octave merupakan tools “scientific calculator” yang sangat canggih dan salah satu alternatif MATLAB yang bersifat functional programming, free, opensource, ringan dan multi operating system. Topik bahasan pada buku ini telah disusun secara berjenjang yaitu: 1. Octave: IDE, editor, package, documentation. 2. Programming Octave: variabel, tipe data struktur, control flow. 3. Array: flattening, reshape, repmat, transpose, selection, concatenate, comparison 4. Function: anonymous, pointer, default argument, manajemen function. 5. Plot Grafik: line, multiple plot-axes, scatter, bar, surface, anotasi. Buku ini juga dilengkapi dengan studi kasus yang mudah dipahami yaitu persamaan kuadrat dan linear programming; Kmeans clustering; fuzzy c-means clustering; particle swarm optimization; perceptron; adaptive boosting; learning vector quantization. Kombinasi antara dasar-dasar pemrograman Octave dan studi kasus, maka diharapkan mempermudah pembaca dalam mengimplementasikan algoritma dengan sedikit penulisan kode, meningkatkan akurasi, visualisasi data yang terintegrasi. //ir

Oleh Devi Nurtiyasari

Audit Sistem Informasi dan Tata Kelola Menggunakan Cobit 4 dan 5 Serta Penelitian Terdahulu

Audit Sistem Informasi sangat penting untuk suatu perusahaan pada saat ini, Audit Sistem Informasi bisa memberikan hasil untuk bisa evaluasi keadan perusahaan yang sedang berjalan, serta dapat mengetahui seberapa jauhnya adanya kelemahan atau kejanggalan yang terjadi dalam perusahaan, yang ditinjau dari peran cobit yang mempunyai beberapa domain yang ada didalamnya. Bentuk penerapan dari Audit Sistem Informasi dan Tata Kelola, membahas teori, dan studi kasus tentang audit sistem informasi yang terjadi pada perusahaan saat ini, juga studi kasus tersebut sudah dibuat jurnal yang sudah di publiskan nasional. Buku ini juga menjelaskan alur dari COBIT 4 mulai dari informasi, perencanaan perusahaan dan taktik strategi teknologi informasi, memberikan solusi, pengelolaan keamanan dalam pelayanan bagi pengguna, memonitor dan mengevaluasi kualitas dari perusahaan yang sedang berjalan dengan cara representasi tingkat kematangan perusahaan. COBIT 5 untuk membatu pada tingkat manajerial untuk penerapan Teknologi Informasi memerlukan biaya yang cukup tinggi dapat digunakan secara maksimal, maka dibutuhkan pemahaman yang tepat mengenai konsep dasar dari sistem yang berlaku, teknologi yang dimanfaatkan, aplikasi yang digunakan dan pengelolaan serta pengembangan sistem yang dilakukan pada perusahaan. //ir

Oleh Eva Zuraidah

Manajemen Kinerja

Manajemen kinerja adalah proses menyeluruh untuk mengamati kinerja seorang karyawan dalam hubungannya dengan persyaratan jabatan selama jangka waktu tertentu dan kemudian membuat penilaian tentang kinerja itu. Tujuannya adalah untuk (a) menentukan relevansi kinerja individu dan kelompok dengan tujuan – tujuan organisasi, (b) meningkatkan efektivitas unit kerja, dan (c) meningkatkan kinerja karyawan. Dalam pandangan banyak ahli manajemen, tujuan umum manajemen kinerja adalah mengembangkan kapasitas manusia agar dapat memenuhi dan melampaui harapan dan mewujudkan potensi mereka sepenuhnya, sehingga bermanfaat bagi diri mereka sendiri dan organisasi. Manfaat manajemen kinerja adalah: 1. Memberikan kejelasan tentang kinerja seperti apa yang diharapkan dari karyawan (performance expectations); 2. Memfasilitasi tercapainya kinerja yang diharapkan; 3. Meningkatkan kualitas hubungan kerja antara manajer dan karyawan. Untuk mendapatkan manfaat dari manajemen kinerja yang maksimal tentu membutuhkan tata kelola atau manajemen yang tidak sederhana dan mudah. Karena itu kehadiran buku ini berandil besar memudahkan para manajer dalam melaksanakan manajemen kinerja yang efektif.//ir

Oleh Kompri

Jurnal Ilmiah: Teknik Studio Sekolah Tinggi Multi Media "MMTC" Yogyakarta

Jurnal Ilmiah Teknik Studio Sekolah Tinggi Multi Media “MMTC” Yogyakarta Volume 5 Nomor 1, September 2020 ini memuat lima tulisan dengan judul: 1) Sistem Instalasi Alat Kontrol Pergerakan dan Intensitas Peralatan Tata Cahaya Studio 3 Metro TV oleh Arya Tangkas; 2) Pengelolaan Media Sosial di TVRI Sumatera Selatan pada Era New Media oleh Aprilina Dwi Astuti; 3) Implementasi Sistem Siaran Digital di Ratih TV Kebumen Jawa Tengah oleh Imam Subechi; 4) Penataan Suara pada Produksi Feature Televisi “Pengelana Nusantara” oleh Unzila Alifitri Nabila dan Ade Wahyudin; 5) Variasi Shot pada Program Feature “Indonesia Bercerita” Edisi Fenomena Walikan di Jantung Budaya Jawa” oleh Anggitya Riski Meyliana, David Kristiadi, dan Zaira Hernaf Tasyah. //ir

Oleh Noor Iza

Berita Terbaru